Sudahkah Kata menyapamu hari ini?

Pagi ini bukan matahari yang pertama menyapa mata Adalah kata yang membuatku beranjak dari tempat tidur Sejenak mengantuk-ngantuk Sejenak terkantuk-kantuk Termangu menunggu semangat mengumpul dan mengepul Katanya pagi ini, “Selamat pagi..”   Menjelang siang kata kembali menyapa Sekedar untuk mengingatkan betapa pentingnya hidup Sekedar mengingatkan betapa berartinya hidup Kata membuatku berkaca, bahwa hari tiada berarti…

Kisah Si Buku Tua

Seonggok Buku Tua tergeletak di tepi meja Usang dan pudar menghiasi wajahnya Terkantuk-kantuk beliau menunggu tangan-tangan yang akan menyentuhnya Sembari dimakan usia, sembari dimakan masa Kesepian begitu lama tak membuat Si Buku Tua lupa Masa-masa kebersamaan berdua bersama Sang Tuan Yang menyentuhnya halus, perlahan dan lembut membuka setiap lembaran Sesekali mengkerut namun berulangkali tertawa “ahh…

#AntiBaperAADC

Petikan nada sederhana Lantunan halus suara yang mempesona Suasana yang mendekap dalam rona Hangat pelukan lampu pijar di malam   Ratusan purnama katanya Sepekan yang mampu menyadarkan raga Ratusan kali lamanya Sapuan rasa yang ingin mendekap rongga   Hai rangga hai cinta Percuma saja kalian menghantarkan mimpi Untuk bertemu kenang yang lebih dari 14 tahun…

Cerita Malam dan Sabar (dari pacar…)

Malam terlihat sangat mengantuk kala itu, kantung matanya berjelaga. Mengangguk-angguk tertidur dan terkaget untuk kembali berjaga menemani seorang gadis kecil yang sedang terlihat asik belajar memahat doa. “Sudah larut. Lanjutkan kembali esok hari”. “Sabarlah sebentar. Aku sedang membuat kaki, sebentar lagi jadi”. Sang Gadis kecil kembali asik dengan pahatannya. Berkali-kali mengulang sampai ia rasa doanya…

Nujuhbulanin : Kakap

Menyoal waktu, rasanya ingin banyak bercerita Cerita tentang menunggu waktu Cerita tentang menunda waktu Cerita tentang menghabiskan waktu Cerita tentang menyesali waktu Menyoal rasa, waktunya untuk banyak berkisah Kisah tentang keluh kesah Kisah tentang menggengam amarah Kisah tentang menanti desah Kisah tentang menggengam amanah Menyoal kamu, waktu dan rasa menjadi satu Bertemu pada suatu rindu…

Aku takkan pernah lupa cara bahagia

Aku belum lupa cara bahagia Dengan selembar uang kusut berwajah sangar pattimura Aku tidak lupa cara bahagia Dengan hanya menabur serpihan garam dalam sesuap Aku tidak akan pernah lupa cara bahagia Dengan segenggam harap akan sebuah pagi dan hari Dengan setiap genggam doa yang penuh kekusyukan Dengan seglegek syukur yang melegakan dahaga Aku tak akan…

Pada Akhirnya…

Pada akhirnya kita harus berhenti bermimpi, Untuk bangun mengejar mimpi Pada akhirnya kita harus berhenti meratap, Untuk bersegera menata langkah Pada akhirnya kita harus berhenti mengidolakan seseorang, Untuk bersegera menginspirasi seseorang Pada akhirnya kita harus berhenti untuk mengeluh, Untuk bersegera menjalani masa kini dan merangkai masa depan Dan pada akhirnya kita harus berhenti bersikap angkuh…

HARUS BERGEGAS !!

Minggir..minggir..minggir… Saya mau duluan! Saya buru-buru!   Heh!! Ngantri donk mas!! Bisa sabar ga sih!! Tertib donk tertib!!   Rame.. Penuh Sesak… Antri… Berdiri… Ahh cobaan apa pula ini!!   Ini sudah malam, Harus bergegas! Harus Segera! Malam segera larut!! Pintu mimpi akan segera dibuka!!   Setiap malam selalu saja seperti ini Keluh, kesah, umpat…

Apalah kami ini, rumput yang bergoyang

Langit mendung Matahari enggan menampakan mukanya Geluduk sahut menyahut menggelegarkan bunyi sesumbar Kegelapan menyelimuti seluruh bumi Kegentaran menghantarkan keresahan di hati Bahkan langitpun ikut merasa duka Bumipun akan sanggup menghentikan diri dari berputar pada porosnya Segenap makhluk cipta, hewan tumbuhan, tertegun membayangkan kengerian yang terjadi Jikalau tadinya rumput bergoyang menyanyi, Kini dia menegak dengan bulu…

Sebuah sastra

Resah di dadamu Dan rahasia yang menanti di jantung puisi ini Dipisah kata-kata Begitu pula rindu Lihat tanda tanya itu Jurang antara kebodohan dan keinginanku Memilikimu sekali lagi #AADC2 *Salah satu alasan kenapa saya suka sastra monggo yang mau liat teasernya disini: https://youtu.be/IFkdv2ESrp8

Kamu, Kita, Cinta

Cinta adalah Perjalanan menapak selangkah demi selangkah dalam genggaman tangan dan hati Kamu adalah masa yang membuatku inginmenghentikan waktu untuk  mewujudkan rasa Kita adalah senyum lengkung sempurna yang mencandu yang menular melalui tatap Kita adalah sekumpulan rindu yang harus taat saat bertemu Kita adalah sebirat rasa yang dipertemukan oleh waktu dan selalu diuji oleh rindu…

Sajak Kecil Tentang Cinta

Mencintai angin harus menjadi siut Mencintai air harus menjadi ricik Mencintai gunung harus menjadi terjal Mencintai api harus menjadi jilat Mencintai cakrawala harus menebas jarak MencintaiMu harus menjadi aku Pengarang: Sapardi Djoko Damono