Don’t push this button

on

400_f_8901657_8iv2uiwlhzfdkcsafepmbpjupgrxkwijApa yang akan kalian lakukan klo melihat tulisan itu di samping sebuah tombol merah???

Penasaran dan diem di situ, mikir sambil merenung, makin diliatin tombol itu atau langsung lari meninggalkan tombol itu tanpa pikir panjang.

Wah..wah…wah…. gimana yah enaknya, diapain tuh tombol, apa yang bakalan terjadi klo dipencet yah, dan berbagai pertanyaan lain pastinya memenuhi otak kita semua.

Yah itulah manusia (termasuk diriku juga..) punya penasaran yang besar apalagi klo dihadapin sama yang kayak gituh. Semakin lama kita ngeliatin tombol itu pasti semakin penasaran kita dan semakin besar peluang kita untuk nekad memencet tombol itu. Padahal jelas-jelas ada larangan untuk ga memencet tombol itu yah.

Semakin gede larangan ituh ditulis, semakin kita pengen memencet tombol itu, kenapa yah? Apa karena penasaran? Apa karena memilki jiwa adventure yang gede? Apa karena pengen iseng aja? Atau karena alasan yang lain-lain?

Percaya atau engga hal seperti ini udah jadi sejarah panjang manusia, bahkan dari mulai adanya manusia pertama yaitu adam dan hawa. Inget kan waktu mereka dilarang sama God makan buah pegetahuan yang baik dan jahat, bukannya langsung menghindar dari buah itu tapinya malah deket-deket, pada akhirnya sedikit bujukan dari ular akhirnya dipetiknyalah buah itu dan dimakan udah gitu dikasiin ke adam pula. Jadilah mereka berdua menyadari dirinya telanjang dan berbuat dosa.

Jadi apa sih yang menyebabkan kita semakin dilarang semakin nekad untuk mencobanya, apa karena dosa yah… eitsss nanti dulu, coba cek kembali, apa waktu adan dan hawa baru tertarik sama buah itu mereka udah berdosa, apa sebelum makan buah itu mereka udah jatuh dalam dosa…… mmmm…. aku tidak akan mengatakan iya atau tidak, tapi mau ngajak kalian semua berpikir akan hal ini. Berdosa ga yah mereka kira-kira???

Klo menurutku sebenarnya yang membuat rasa penasaran itu bukanlah dosa, tapi bagiku justru rasa penasaran itulah yang merupakan anugrah, masih ingat dengan free will, kebebasan yang diberikan oleh Pencipta kita. Aku rasa itulah yang menimbulkan rasa penasaran dan malahan mau mencoba atas suatu larangan. Jadi bingung yah, kenapa God captain atau ngasih kita free will klo akhirnya kita jadi jatuh dosa karena itu? Padahal bisa ajah kan God memprogram kita supaya manut ‘n bilang “engeh” sma semua perintahnya??

Satu hal yang aku yakini banget klo sebenarnya God mau kita ikut Dia atau menjauhi larangannya dengan sebuah kesadaran yang besar dan sebuah pilihan yang kita pilih. Nah itu yang bikin God bangga sama kita. Memang hampir semua manusia pasti lebih memilih untuk Push the botton, tapi bukan semua manusia. Masih ada kok yang lebih baik menghindar dari awal, ada juga yang tetep tinggal untuk memilih dan akhirnya memilih pergi dari situ, dan ada juga kok yang tetap tinggal untuk memperingatkan orang-orang yang melihat hal yang sama itu dan meyakinkan untuk tidak Push the botton itu.

Nah sekarang tinggal pilih deh, kita tipe yang mana, kita lebih milih yang mana. Karena pada akhirnya setiap pilihan kita memiliki konsekuensinya masing-masing, dan yang membuat aku sangat bersyukur adalah walaupun God ngasih free will untuk memilih, tetapi secara langsung atau tidak Dia seringkali mengingatkanku akan sebuah akibat dan akan sebuah pilihan yang tepat, yah walaupun pada akhirnya tetap aku yang menentukan keputusan.

Jadi seandainya kalian melihat DON’T PUSH THIS BUTTON, apa yang akan kalian lakukan ?

Dan klo kalian melihat DON’T DO THIS SIN, apa juga yang akan kalian lakukan ?

Buatlah piliahan yang tepat

By : Tian_KSW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s