Diisi apa yah ??

Sebuah mobil avanza hitam pekat terlihat menepi dan berhenti di depan sebuah warung kecil. Pemilik kendaraan itu turun dari mobil dan mendekati pemilik warung kecil itu.

“ Bang, teh botolnya !!” Suruhnya.

Dibukanya tutup teh botol, diambilnya sedotan dan dikasihkan kepada pemilik kendaraan tadi.

“ Masukin ke situ bang, semuanya. Kalo kurang tambahin aja satu dua botol lagi !!”

Bukannya melalukan yang disuruh, tetapi si pemilik warung malahan melototin mata si pemilik mobil penuh ketidakpercayaan.

“Ahh gila kali nii orang !!” pikir pemilik warung itu.

“Yeeee… malah bengong, cepetan masukin, tenang aja gw bayar smua kok. BURUAN !!!” teriak si pemilik mobil.

Yah, apa daya, si pemilik warung cuma bisa pasrah menuruti perintah si pemilik mobil, sambil geleng-geleng kepala. Si pemilik mobil membayar satu krat teh botol yang dibelinya, masuk ke mobil, dengan tangki mobil yang penuh dengan teh botol.  (manis…manis deh tuh mesin…wkwkwkkwkwkwk).

Apa yang terlintas di kepala kalian, dua kata GILEEEE BENERRRR !!! baru kali ini ada orang gila punya mobil bagus, atau jangan-jangan tuh orang stress di kejar-kejar KPK kali yah… hahhahha…..

Aneh bin ajaib emang, baru kali ini ada mobil diisiin BBT alias Bahan Bakar Teh, bisa keset deh tuh mesin. Jelas-jelas yah yang namanya bahan bakar untuk mobil itu yah bensin, bukannya teh. Yang membuat mobil itu jalan dan berfungsi sebagai alat transportasi yah bensinlah bukannya teh. Lain soal kalau telah ditemukan teknologi baru, mesin berbahan bakar teh manis.

Dijamin, beberapa meter kemudian tuh mobil pastinya berhenti total, karena mesinnya kena “diabetes”, saking kemanisan karena teh. Dan alhasil, rusak deh itu mobil. Walaupun secara tampak depan, samping, atas dan belakang bodinya masih mulus, tapi takkan berguna dengan mesin yang mati karena “diabetes” itu. GILEEE BENERRR !!!

Tapi friends, sadar nggak sadar, ternyata diri kita bisa diumpamakan dengan mobil itu. Mobil yang secara standar SNI-nya harus diisi dengan bahan bakar yang seharusnya, tetapi karena kita berpikir mobil itu milik kita, jadinya dengan seenaknya kita mengisi apapun juga ke tangki bahan bakarnya. Kita merasa (yah kita hanya “merasa”) bahwa hidup ini adalah sepenuhnya “milik gue”, hidup ini kan “hidup gue”, badan ini dari ujung kepala sampai ujung kuku kaki kan “milik gue”, jadinya mau gue apa-apain yah terserah donk !!!!

Weitttsss, tunggu dulu. Diri kita adalah milik Tuhan, siapa yang sepakat dengan kalimat itu? Ingat bahwa Tuhanlah yang membuat kita ada di dunia ini melalui papa dan mama kita. Dia yang men-design kita serupa dan segambar dengan Dia, Dia yang menaruhkan nafas ke dalam tubuh kita, Dia yang merancangkan masa depan yang luar biasa, Dia yang menempatkan kita di tengah orang-orang yang menyayangi kita dan menempatkan orang-orang yang kita sayangi di sekeliling kita. Dia yang berkuasa menumbuhkan sehelai rambut, memutihkan sehelai rambut, merontok-kan berhelai-helai rambut. Bahkan Dia-lah yang mengambil kita kembali saat kita secara sadar menyerahkan diri kita kepada iblis.  Dia yang menciptakan kita, merancangkan masa depan kita, dan menebus kita.  Dia berkuasa atas kita dan dia menciptakan kita, sepertinya nggak ada alasan untuk menyangkali hal ini.

Hidup kita adalah milik Tuhan, berarti kita harus hidup dan mengisi diri kita dengan standar Tuhan donk. Kalau Tuhan mengharuskan kita mengisi tangki “bahan bakar kita” dengan hal-hal yang sesuai dengan kehendak Tuhan, berarti kita harus menurut. Karena rancangan dan kehendak Tuhan adalah yang paling baik dan paling sempurna di hidup kita.

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

Yeremia 29:11

Jadi apa yang harus diisi dalam “tangki” kita ?? pastinya sesuatu yang Tuhan kehendaki untuk diisi di “tangki” kita. Semangat, optimisme, kata-kata positif, pikiran positif, karakter yang senantiasa diperbaharui, belas kasihan, pengampunan dan kasih, aku rasa semua itu terangkum dengan 2 kata yaitu FIRMAN TUHAN. Giat mengisi diri kita dari hari ke hari dengan FIRMAN TUHAN, caranya yah baca kitab suci….. doa tiap hari. Isilah diri kita dengan Firman Selalu karena Semakin banyak hal-hal itu kita isi di “tangki” kita, maka semakin kita dapat menjadi pribadi yang maksimal di dalam Tuhan.

Mimpi tidak akan terwujud dalam satu malam. Karakter tidak akan terbentuk hanya dalam satu hari. Kehidupan tidak hanya untuk satu tahun saja, tetapi terdiri dari tahun-tahun, bulan-bulan, hari-hari, dan detik-detik yang kita jalani di dalamnya. Kehidupan yang positif hanya bisa dicapai kalau kita menjalani detik-detik dengan memasukan hal-hal positif ke dalam diri kita. Kehidupan yang luar biasa, hanya bisa dicapai apabila kita menyadari bahwa “hidupku bukannya aku lagi tetapi Yesus dalamku”.

Kalau Yesus dalamku, masihkah aku akan menuruti nafsu kedaginganku ?

Kalau Yesus dalamku, masihkah aku menuruti ego-ku ?

Kalau Yesus dalamku, masihkah aku menyimpan dendamku ?

Kalau Yesus dalamku harusnya Yesus dimuliakan melalui perkataanku, perbuatanku, pikiranku, dan hidupku.


“so that it is no longer I who live, but it is Christ who lives in me………” Galatians 2:20

KSW_foscommunity

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s