Dari Mata Sang Garuda : Sebuah perenungan

Image

Dari mata sang Garuda,

Terlihat sebuah perjuangan nyata

Buah karya anak bangsa

Bukti nyata cinta Indonesia

 

Dari mata sang Garuda,

Nasionalisme seakan penuh arti

Dalam puisi dan tari

Dalam seni yang takkan pernah mati

 

Dari mata sang garuda,

Bukti bakti seorang anak negeri dalam menggapai mimpi

Mengejar matahari menatap sang fajar untuk pergi mendahului

Tanpa keluh menjemput senja berjuang dalam kemacetan

Yang walaupun dalam keluh tapi tetap syukur terucap

Yang menantikan hari dengan arti serta tanggung jawab sebagai bukti bagi pertiwi

 

Dari mata sang garuda,

Semangat belajar yang tak kunjung sirna menyerbak

Memasuki lorong-lorong pengetahuan, mengisi bangku-bangku keingintahuan

Berebut untuk mendapatkan ilmu di baris terdepan, berebut menjawab setiap pertanyaan

Rela mengucek mata pagi untuk dapat memandang setiap deret huruf dan angka

melalui rasa kekaguman yang besar

Rela membasahi tubuh dengan dinginnya pagi untuk

mendapatkan setiap rasa dari manisnya keingintahuan semesta

Rela terkantuk-kantu saat siang menjelang,

berjuang untuk melek dari rasa kantuk dan kebosanan yang dashyat

Rela menahan alunan keroncong dalam perut demi sebuah hormat kepada sang pemberi ilmu

 

Dari mata sang garuda,

Sebuah pengabdian terlihat berlari tergopoh-gopoh

Peluh mengalir deras, muka memerah, sandal jepit yang berselimutkan tanah basah

Raut muka terlihat lelah namun semangat sedikitpun tidak hilang dari pandangan

Berjalan ratusan kilo demi sebuah pengabdian

Pengabdian untuk puluhan muka yang mengantri rasa keingintahuan

Yang walaupun terbelenggu dalam reyotnya bangunan, lusuhnya tembok, berjamurnya papan tulis

Namun tetap menantikan sebuah ilmu yang maha dashyat,

yang mampu mengubah masa depan mereka

 

Dari mata sang garuda,

Sebuah kelompok terlihat serius berbincang, sembari sesekali bersenda gurau

Tak peduli malam telah menjelang, kegelapan pekat menerpa langit

Tetapi semangat meskipun terlihat kelelahan, tetapi ceria meskipun tugas mendera

Sebuah tugas untuk kemanusiaan

Sebuah gerakan nyata untuk pengabdian kepada Indonesia

Sebuah aksi untuk kepedulian

Melihat bencana yang tragis merenggut harta benda bahkan nyawa

Yang melululahtahkan segala yang ada termasuk harapan

Membawa dan menyapu bersih semua yang ada, tanpa permisi, tanpa pamit

Yang walaupun berkilo-kilo jauhnya, yang tak mungkin ditempuh dengan cepat dengan langkah kaki ini

Tetapi dengan setia melangkah dengan hati dan janji

Untuk membantu mereka yang tiada dikenalnya, memberikan hidup,

memberikan harapan, memberikan tindakan

Membantu tanpa gaji, membantu tanpa pamrih, membantu tanpa mengeluh

Hanya bermodalkan tekad, komitmen dan kolaborasi

 

Namun dari mata sang garuda,

Wakil rakyat yang seringnya mengecewakan rakyat

Bermalas-malasan di kursi nyaman dalam ruangan dingin sembari menggoyang-goyangkan kaki

Sesekali mata terlihat terkatup mengantuk, bukan karena kelelahan tapi karena kenyamanan

Sesekali membuka mata menengok ke layar smartphone, entah apa yang dilihatnya

Terlihat acuh ketika ratusan rakyat berteriak-teriak di luar gedung, menuntut hak untuk hidup

Yang pemikiriannya jauh kedepan, terdepan untuk pergi ke luar negeri dengan dalih kunjungan

Terdepan dalam menyuarakan kenaikan gaji, pemanfaatan fasilitas, pembelian kursi senilai jutaan

Terdepan dalam pencitraan yang tak ada habisnya,

 mengobral janji, menuai kritik, menjawab sanggahan

Terdepan dalam menyatakan “anti-korupsi” dengan kantong penuh sesak hasil korupsi

Yah walaupun tidak semua, tetapi sebagian besar

 

Namun dari mata sang garuda,

Terlihat percik darah, teriak keributan, tangis air mata yang berbeda dengan tempo dulu

Kerumunan ini tidak menyerukan “Merdeka!!” terhadap sang penjajah

Kerumunan ini tidak terlihat gagah memegang sang merah putih

Kerumunan ini hanya berkelakar sempurna bak pahlawan

yang rela mati bagi sekolahnya, genknya ataupun kelompoknya

Yang tidak jarang melibatkan orang yang tidak bersalah, menyatakan bersalah sebuah kebenaran

Bertindak sendiri tanpa alasan yang jelas, mungkin berharap masuk headline Koran terkemuka

Mendapatkan penghargaan dengan menghilangkan nyawa,

merenggut kebebasan dan kemerdekaan dari beberapa orang dan golongan

Menyatakan dirinya yang paling hebat, benar dan suci tanpa melihat lagi ideology bangsa

Bertindak seakan-akan tidak ada hukum dan aturan yang berlaku

 

Ahhh… Dari mata sang garuda

Air mata menetes perlahan, membasahi sayap-sayap pancasila

Air mata dari kedua mata, kiri dan kanan menetes deras

Air mata kanan tanda keharuan akan sebuah perjuangan yang tak akan padam

Untuk cita-cita mulia, sebuah pengorbanan dan kepedulian suatu bangsa dan sesama

Turut mengharumkan nama bangsa walaupun seringkali nama tak dikenal dan dilupakan

Yang harus berjuang demi kesederhanaan untuk sebuah kesempurnaan

Air mata kanan mengalir untuk setiap pengorbanan yang tercipta dalam ruang dan waktu

Air mata kiri ikut menetes, kali ini bukan untuk sebuah kebanggaan dan keharuan,

Tetapi sungguh sebuah kesedihan mendalam akan arti perjuangan dan kemerdekaan

Saat beberapa tindakan tak seharusnya terjadi di bumi pertiwi ini, memalukan bangsa mencoreng nama

Kedua air mata itu perahan turun, kea rah yang sama, ketempat yang sama

Sebuah senyuman garuda untuk senyuman bangsa, bahwa perjuangan belum berakhir

Senyuman bangsa bahwa masih ada secercah cahaya,

segerombol anak bangsa yang bersedia berjuang demi Negara

Senyuman bangsa yang walaupun didera berbagai konflik, perpecahan, dan berbagai kepentingan sendiri tetapi tetap ada tekad untuk bersatu dan memperjuangkan keragaman

Dalam hati dan dalam diri setiap anak bangsa, semoga senyuman itu tetap melekat

Senyuman optimis sang garuda akan sebuah cita-cita bangsa yang luhur

Senyuman akan arti kemerdekaan bangsa sesungguhnya

 

Dari mata sang garuda,

Kemerdekaan itu menjadi nyata

……

Image

 

Tian_ksw@190813

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s