Nyanyian Ratap

Pagi tadi nyaris saja

Aku memulai hari dengan nyanyian ratap

Ratap akan hari ratap akan kisah ratap akan cinta

..

Taukah kamu betapa megahnya gunung semeru itu

Yang menjulang tinggi di atas pulau jawa

Dengan ketinggian yang sempurna

Mampu melihat dan terlihat sebagai simbol keperkasaan sejati

..

Tahukah kamu betapa dalamnya laut antartika itu

Pada setiap kedalaman yang tak mampu diukur oleh manusia

Yang selalu tersembunyi segala kemewahan dan misteri

Kehidupan yang bahkan jarang terlihat mata

Yang mampu menciptakan keheningan abadi

Bahkan kegelapan nyata untuk masa yang tinggal didalamnya

..

Tahukah kamu betapa luasnya taman baluran itu

Saking luasnya, secepat apapun kamu berlari

Kamu takkan mampu mencapai ujungnya dalam sekejap

Saking luasnya, tanganmu takkan mampu menggapai

Setiap jengkal kehidupan yang ada disana

Setiap helai nafas yang terhirup dah terhembuskan di sana

Setiap lekuk sempurna yang tercipta disana

..

Lihatkah kamu betapa indahnya bintang semalam

Yang mampu mencipta rasa dan mega

Dalam gelapnya puing malam

Yang seringkali orang telah terlena dalam kelelahan

Sehingga tak mampu melihat bahkan mengagumi segala keindahan

Bintang yang berjejer indah membentuk pagar hidup

Bintang yang terlihat acak namun memiliki arti bagi para astronomi

Bintang yang seringkali tertutup tebalnya awan

Namun enggan beranjak pergi menjauh dari tatapan mata

..

Terbesit sebuah pertanyaan sederhana

Ketika diperhadapkan beribu, tidak bahkan berjuta keindahan semesta

Semesta yang tak kunjung tidur

Semesta yang tak kunjung beristirahat

Untuk tetap ada bahkan saat mata terpejam

Siapakah aku ini

Siapakah aku jika dibandingkan dengan mereka

Dalam skala ukur aku sangat jauh dengan megahnya mahameru

Dalam skala volume aku masih sangat jauh dengan dalamnya laut antartika

Dalam skala luas aku masih jauh lebih diukur daripada taman baluran

Dalam skala indah dan megah, cahaya bintang jelas jauh di depanku

..

Siapakah aku ini

Yang mungkin hanya terlihat seperti titik

Tak ubahnya skala pixel dalam urutan terbelakang

Yang tak terkenal dan dikenal

Yang tak tercatat dan dicatat dalam buku pencapaian

Yang tak terelok dan dielok oleh kata dan karya

..

Siapakah aku

Jika dibandingkan dengan semua kemegahan ciptaaanMu

Jika dibandingkan dengan segala keperkasaan ciptaMu

Jika dibandingkan dengan andromeda

Atau jika dibandingkan Eden sekalipun

Dalam diam aku meratap

Dalam diam aku bertanya

Dalam diam aku bernyanyi

Dalam diam aku menunggu

Dan dalam diam ada kata

Dan dalam diam ada jawab

Dan dalam diam ada bisikan

Bahwa dari segala ciptaMu

Akulah yang kau sebut Maha Sempurna

Akulah yang kau sebut lebih dari sekedar baik adanya

Akulah yang kau sebut Indah pada waktunya

..

Bukan dari skala ukur

Bukan dari skala volume

Bukan dari skala luas

Bukan dari skala cahaya

..

Engkau berkata “Sempurna”

Dari skala kasih

 ….Dan dalam diam itu aku tersenyum

Tian_ksw

220415

4 Comments Add yours

  1. amamy says:

    Jika sanggup ku rengkuh Engkau
    Masih bisakah dosaku Kau ampuni…..
    Aku suka bekerja tapi aku belum suka keramaian
    dalam sendiriku kini,dalam sunyiku …
    aku bahagia
    Karena cinta sejatiku setia

    1. Tian says:

      tak ada kata salah mencoba,
      tak ada kata sedih dalam tangis
      hanya waktu yang tak kunjung tiba
      tapi semua akan Indah pada waktunya
      percayalah

  2. Susindra says:

    CIptaan-NYA sedemikian agung. Tentu Allah jauh lebih agung ya

  3. asik tuh nyanyian ratapan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s