Kepada Malam untuk Rindu

Malam,

Kau slalu kunantikan

Untuk sekedar mengingatkan atau menegur

Untuk sekedar menghibur dan membuat tawa

Atau untuk sekedar menahan air mata karena haru

 

Malam,

Kau slalu kuinginkan

Karena setiap engkau datang

Aku selalu memiliki pilihan untuk hidup atau bertahan

Untuk maju atau mundur

Untuk mengenang atau dikenang

Untuk melihat dan mencari

 

Malam,

Engkau selalu bercerita

Akan hal-hal menarik disekitar

Akan kisah pagi yang selalu menarik untuk didengar

Akan kisah sore yang selalu menanti untuk diceritakan

Bagaimana hari menyapa bagaimana hari menegur

 

Malam,

Biarkan aku yang bercerita kali ini

Bercerita mengenai pagi

Bercerita mengenai sore

Bercerita mengenai hari

Bercerita mengenai hati

 

Malam,

Untuk berkali-kalinya aku ingin menceritakan ini

Kisah yang selalu terulang lagi dan lagi

Entah karena aku yang membandel

Atau karena Tuhan yang terlampau sayang kepada diriku

Saat kudengar pujian penyembahan didengungkan

Perlahan dan sehalus suara ritme gitar dan string

Saat kudengar doa perlahan dipanjatkan

Saat kudengar suara orang menyembah Tuhan

Saat itulah aku mulai terkenang

 

Malam,

Perlahan hati masgyu mendadak mata sayu

Bukan karena lelah atau sakit

Tapi karena sekali lagi Tuhan sadarkan aku betapa berharganya aku

Sekali lagi Tuhan ingatkan aku betapa rindunya Dia kepadaKu

Betapa inginnya Dia melihatku berjalan bersamaNya lagi

Tinggal dalam rencanan dan rancanganNya

Tinggal dan menjadi karyaNya yang hidup

Tinggal tenang dalam hadiratNya sesering dulu

Tuhan Rindu… Akupun…

 

Malam,

Biarkan detik ini juga aku terlarut dalam penyembahan

Biarkan aku terlarut dalam keintiman

Biarkan aku terlarut dalam kenangan masa-masa Rohkris dahulu

Saat aku dapat merasakan memeluk erat Bapa

Memanggil namaNya berseru kepadaNya

Bercerita mengenai segala hal kepadaNya

Mengoceh banyak hal dan bertanya hal yang sama berulang-ulang

Dalam doa dan permohonan

 

Malam,

Biarlah detik ini menjadi pertanda waktu

Akan kasihNya yang tak pernah habis dalam hidupku

Akan pelukannya yang hangat menyelimuti saat masalah melandaku

Akan kudusnya hadiratNya

Akan indahnya waktu-waktu bersamaNya

Akan rinduNya, Akan KasihNya

 

Aku rindu Tuhan… Aku rindu Bapa…. Aku rindu Engkau

Oleh ksw

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s