Surat Untuk AL

Hai Al,

Lama tak dengar kabarmu

Apa kabarmu disana

Disini hiruk pikuk membuat kami lelah

Hingar bingar membuat kami bosan

Kota membuat kami terus terjaga

Hai Al,

Ingin rasanya aku kembali

Menikmati sapuan angin yang menyentuh rambut

Melihat matahari pagi terbit di timur

Menggapai bayang pohon bercabang

Menikmati bau embun yang menyentuh tanah

Hai Al,

Kadang kebersamaan itu terlalu mahal harganya

Sampai-sampai kami harus berjuang mendapatkanya

Kadang kesederhanaan itu sulit didapat

Sampai-sampai kami lupa mensyukurinya

Hai Al,

Janganlah teralu keras kepada kami

Kami hanyalah anak kota yang ingin berkunjung

Kami hanyalah ingin menikmati

Kami hanyalah ingin menyapamu

Hai Al,

Dalam dinginmu kami tau kau menyimpan kehangatan

Dalam bekumu kau menyimpan cahaya

Dalam pekatnya kabutmu kau menyimpan rembulan

Dalam hembusan anginmu kau menyimpan pesan

Dan dalam kabutmu kau menyimpat berjuta keindahan

Hai Al,

Biarkan kami

dengan mata ini melihat

dengan telinga ini mendengar

dengan mulut ini berucap

dengan kulit ini merasa

bahwa kau adalah anugrah terindah

yang pernah dilukiskan Tuhan di Indonesia

Bersama dia yang dilukiskan di hati

Untuk Al,

Dari kami Para Pendaki

Salam Lestari

Videonya: https://youtu.be/DinihTBAyyk

One Comment Add yours

  1. dianeratna says:

    Jd inget keponakanku.. ‘Al’ namanya.
    .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s