Sesederhana senja

Sepulang senja

Bocah lugu bersenandung riang

Berjalan mendekat perlahan

Sembari takut-takut ia bermaksud menyapa

Atau untuk sekedar tersenyum

..

Bocah lugu berselempangkan tas baru

Katanya ini dari ibu guru

“lho kenapa dari bu guru?” tanyaku

Sembari malu-malu ia mengeluarkan sebuah plastik hitam besar

“Ini tas lamaku kak.” Katanya ringan

..

Belum sempat haru dia berkata lagi

“kak nanti kalau aku besar pingin jadi kek kakak ahh…”

Diperhatikannya lekat-lekat dari ujung kaki sampai ujung rambut diriku

Belum sempat kubertanya dia segera menyerbu

“rapi..rapi… mengkilap, pasti kakak bos yah?” sembari tersenyum lebar

Kuacak acak rambutnya sembari tertawa

Celoteh kecil yang mampu mengusir sore penat nan lelah

Di tengah kacaunya kota dan macet ternyata masih ada secuil senyum pinggir

..

Kujelaskan sejenak bahwa diriku bukanlah bos seperti yang dikira

Memang pakaian rapi, sepatu pantofel, baju dimasukan, necis lah pokoknya

Tapi ini hanyalah tampilan wajib bagi para Account Executive

 

*sejenak ia menyeritkan dahi mencoba menelaah arti kata Account Executive

..

Buru-buru langsung kujelaskan singkat dengan satu kata: SALES

Yang kerjaannya jualan, yang kerjaannya menawarkan barang/jasa

Yang kerjaannya bersilat lidah, memainkan kata, menunjukan pesona

Yang setiap pagi harus bersiap untuk mencari dan mencari

Mengangkat setiap peluang yang terendus

menangkap setiap peluang yang berseliweran

Yang tak jarang gigit jari karena ditolak atau sekedar di suruh kirim email saja

Sales adalah kumpulan penolakan yang tak bisa ia hindari

Dan sore ini kumpulan itu agaknya memenuh

Berbanding terbalik dengan target billing dan pencapaian

..

“oooooo… sales yah kak?” tanyanya lugu

Walau masih kulihat kebingungan di wajahnya

Tak lantas kubertanya dan makin menambah beban pemikirannya

Toh cukuplah dia berpikir kalau sales adalah bos dalam keluguannya

Toh nanti dia juga mengerti dan tau sendiri

..

“Ga papa deh kak jadi sales.. yang penting kayak bos..hahha” tawanya sederhana

Sepintas kulihat keluguan di ujung matanya, tawanya tulus sepekan

Tak ingin kuganggu cita-cita itu, jadi kubiarkan saja dia tertawa lepas

Tapi perlahan timbul keluguan dalam hati

Alasan sesungguhnya dari keinginan kuatnya itu

 …

Kutanya perlahan,

“Emangnya kamu kenapa pingin jadi bos?”

“Aku mau jadi bos…..supaya aku bisa beli tas sendiri, biar ibu ga malu kalau aku mau sekolah.”

Katanya polos

Doaku besertamu dik, agar kelak kamu menjadi bos!!!

*Moodbooster malam ini

3 Comments Add yours

  1. winnymarch says:

    polos bgt jawaban si adik kecil

    1. Tian says:

      sepolos bocah, sesederhana senja..hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s