#AntiBaperAADC

Petikan nada sederhana Lantunan halus suara yang mempesona Suasana yang mendekap dalam rona Hangat pelukan lampu pijar di malam   Ratusan purnama katanya Sepekan yang mampu menyadarkan raga Ratusan kali lamanya Sapuan rasa yang ingin mendekap rongga   Hai rangga hai cinta Percuma saja kalian menghantarkan mimpi Untuk bertemu kenang yang lebih dari 14 tahun…

Cerita Malam dan Sabar (dari pacar…)

Malam terlihat sangat mengantuk kala itu, kantung matanya berjelaga. Mengangguk-angguk tertidur dan terkaget untuk kembali berjaga menemani seorang gadis kecil yang sedang terlihat asik belajar memahat doa. “Sudah larut. Lanjutkan kembali esok hari”. “Sabarlah sebentar. Aku sedang membuat kaki, sebentar lagi jadi”. Sang Gadis kecil kembali asik dengan pahatannya. Berkali-kali mengulang sampai ia rasa doanya…

Sebuah sastra

Resah di dadamu Dan rahasia yang menanti di jantung puisi ini Dipisah kata-kata Begitu pula rindu Lihat tanda tanya itu Jurang antara kebodohan dan keinginanku Memilikimu sekali lagi #AADC2 *Salah satu alasan kenapa saya suka sastra monggo yang mau liat teasernya disini: