Aku takkan pernah lupa cara bahagia

on

Aku belum lupa cara bahagia

Dengan selembar uang kusut berwajah sangar pattimura

Aku tidak lupa cara bahagia

Dengan hanya menabur serpihan garam dalam sesuap

Aku tidak akan pernah lupa cara bahagia

Dengan segenggam harap akan sebuah pagi dan hari

Dengan setiap genggam doa yang penuh kekusyukan

Dengan seglegek syukur yang melegakan dahaga

Aku tak akan pernah lagi mengeluh bahagia,

Saat kulihat nyata kehidupan yang selalu adil

Seorang bapak, selembar uang kusut, Sesuap nasi garam, setumpuk kardus bekas

Secuil senyuman, sejuta rasa syukur

Aku takkan pernah lupa cara bahagia

@Tian_ksw

2 Comments Add yours

  1. Nistia Nurfasiah says:

    Bkin buku kumpulan puisi aaja gan. Kalo di blog gini tar dicaplok org hihihi. Pengalaman banget😀 salam kenal.

    1. Tian says:

      Pinginnya begitu sih.. mimpi dari jaman dahulu ituh, belum kesampaian ajah…
      terima kasih sudah mampir…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s